Ketika Anda sudah berniat akan mengalihkan atau menggabungkan antara pola marketing konvensional dengan digital/internet untuk bisnis Anda, bisa jadi Anda akan kebingungan harus memulai dari mana yang paling efektif. Mungkin Anda bisa belajar dengan segera tentang digital marketing, dan Anda sudah tau langkah-langkah yang harus dilakukan. Namun, seketika itu juga Anda akan merasa (…dan memang benar) bahwa internet adalah dunia yang sangat luas dengan berbagai pola komunikasi yang beragam. Jika Anda belum merasa seperti ini, tenang, dalam waktu dekat Anda pasti akan merasakannya. Apalagi seperti yang kita ketahui, bahwa internet adalah dunia yang sangat luas dan sangat cepat berkembang/berubah.

1 hal yang paling dirasakan oleh perusahaan maupun pebisnis yang menggunakan Digital Marketing Agency :

Outsourcing Digital Marketing will save your life and time

Hampir semua perusahaan/pebisnis yang sukses di masa kini bisa dipastikan menggunakan jasa Digital Marketing Agency (dengan biaya yang efisien), atau memiliki tim khusus Digital Marketing (dengan biaya yang tinggi tentunya, karena harus menggaji per-karyawan per-bulan).

 

Mengapa perlu outsourcing Digital Marketing ?

sumber: http://mobilecoderz.com/outsourcing-the-key-to-save-50-of-the-development-cost/

Sebagian besar bisnis mengandalkan outsourcing digital marketing karena mereka ingin ada tim yang “fokus pada inti digital marketing itu sendiri” dengan biaya yang efisien. Anda mungkin harus melakukan 78 hal untuk mengoptimalkan digital marketing bisnis Anda, tapi Anda hanya punya waktu dan SDM untuk melakukan 28 hal dari semuanya. Ya, Anda bisa melakukan outsourcing sisanya.

 

Banyak perusahaan yang merasa berat di awal dengan biaya outsourcing. “Tapi bukankah biaya nya besar untuk melakukan outsourcing digital marketing ini?” Mereka bertanya.

Jawabannya bisa ya dan tidak.

Ya, tentu Anda harus membayar atas ide, strategi, dan kinerja profesional mereka.

Tidak, jika Anda memang sudah berniat untuk mengaplikasikan digital marketing pada bisnis Anda, maka pilihannya hanya dua, menggaji karyawan tim digital marketing sendiri dengan biaya yang relatif besar dalam jangka panjang karena harus menggaji per-bulan per-orang dalam tim tersebut, atau menyewa digital marketing agency dengan biaya yang lebih efisien baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Keduanya sama-sama bermanfaat untuk bisnis Anda.

 

Apa saja yang dilakukan Digital Marketing Agency ?

Yang paling melegakan adalah Anda memiliki banyak asisten digital yang mengerjakan berbagai aspek digital marketing secara otomatis dan tim marketing profesional yang mampu menyusun strategi-strategi marketing yang akan memastikan bahwa roda marketing bisnis Anda berjalan otomatis seperti mesin yang diberi oli terbaik.

Berikut ini beberapa (tidak semua kami jabarkan disini) pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan sebuah Digital Marketing Agency :

IT Development

    1. Men-desain website
    2. Membuat fitur-fitur website yang dibutuhkan
    3. Membuat Sistem Manajemen Konten
    4. Membuat E-Commerce (jika diperlukan)
    5. Menerapkan UI (User Interface) & UX (User Experience) yang baik
    6. Maintenance website
    7. Membuat aplikasi website (jika diperlukan)
    8. Membuat aplikasi mobile (jika diperlukan)
    9. Membuat software (jika diperlukan)

Blogging/Artikel

Bagi perusahaan/pebisnis profesional, konten blog/artikel yang berkualitas merupakan hal yang mutlak, karena disitulah pengunjung blog/website menilai profesionalisme dan wawasan Anda/perusahaan mengenai bidang bisnis yang digeluti.

Tentu saja, bagi perusahaan/pebisnis profesional sudah pasti memiliki wawasan yang mumpuni mengenai bidang bisnis yang digelutinya. Tapi apakah mereka mampu menuliskan wawasan-wawasan tersebut ke dalam sebuah artikel yang baik dan menarik? Belum tentu. Itulah mengapa Anda juga perlu outsource untuk penulisan konten artikel/blog, baik di website maupun social media.

Inilah beberapa tugas yang bisa Anda outsource-kan untuk meningkatkan kualitas dan performa konten blog/website Anda :

  1. Moderasi komentar dan mem-filter spam
  2. Me-respon komentar
  3. Melakukan beberapa riset topik yang sedang hangat untuk diposting dalam bentuk artikel
  4. Menjadwalkan rutinitas posting artikel
  5. Mencari/membuat gambar dan video untuk artikel-artikel tertentu
  6. Menambahkan meta title, meta descriptions, dan tags di masing-masing artikel untuk meningkatkan SEO website/blog
  7. Mencari statistik dan hasil riset yang sesuai untuk mendukung beberapa postingan artikel
  8. Proofreading untuk kesalahan ejaan, kesalahan gramatikal, dan ungkapan yang kurang sesuai
  9. Membuat penyesuaian pada postingan lama sebagai data baru yang masih relevan dengan topik yang hangat saat itu
  10. Menyertakan link-link/URL internal yang berkaitan pada postingan
  11. Menyimpan dan me-manage inventaris postingan dan kata kunci yang digunakan
  12. Meng-interview
  13. Hunting down guest blog opportunities
  14. Coming up with pitches for guest posts
  15. Reaching out to influencers in your industry